Tingkat Hiperemesis Gravidarum pada Ibu Hamil Trimester I di Kabupaten Kendal

  • Triana Arisdiani Program Studi Ilmu Keperawatan Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kendal
  • Yuni Dwi Hastuti Program Studi Ilmu Keperawatan Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kendal

Abstract

Hyperemesis gravidarum is excessive or uncontrollable vomiting during pregnancy, which causes dehydration, electrolyte imbalance, or nutritional deficiencies. If this situation gets worse and cannot be overcome, it will endanger the mother and the fetus. The purpose of this study was to determine the description of the hyperemesis gravidarum of pregnant women in the first trimester in Kendal Regency. Descriptive research design using a non-probability sampling design with a total sample of 54 pregnant women with gestational age 0-12 weeks who conducted pregnancy checks at the Polindes, Nolokerto Village, Kaliwungu District, Kendal Regency. The research instrument used a Check List. Data analysis using percentage. The results showed that almost all respondents (92.6%) had mild hyperemesis gravidarum, and a small proportion (7.4%) of respondents had moderate hyperemesis. It can be concluded that most of the trimester 1 pregnant women have hyperemesis gravidarum. It is recommended that pregnant women and their families actively seek information regarding the handling of hyperemesis gravidarum.


 

References

WHO, UNICEF, U. and the W. B. (2015). Trends in Maternal Mortality: 1990 to 2015,Trends in Maternal Mortality: 1990 to 2015. WHO, Geneva.
AR, A. C. Y. (2012). Hubungan Antara Karakteristik Ibu Hamil dengan Kejadian Hiperemesis Gravidarum di RSUD Ujung Berung Periode 2010-2011. Universitas Islam Bandung.
Asih, Kampono, D. P. (2009). Hubungan Pajanan Helicobacter Pylori dengan Kejadian Hyperemesis Gravidarum. Majalah Osbtetri Ginekologi Indonesia, Vol 33 No(3).
Asrinah. (2017). Asuhan Kebidanan Masa Kehamilan. Salemba Medika.
Atika, I., Putra, H. K., & Thaib, S. H. (2016). Hubungan Hiperemesis Gravidarum dengan Usia Ibu, Usia Gestasi, Paritas, dan Pekerjaan pada Pasien Rawat Inap di RSUP Dr. Moh. Hoesin Palembang. Jurnal Kedokteran Dan Kesehatan : Publikasi Ilmiah Fakultas Kedokteran Universitas Sriwijaya.
Birkeland, E., Stokke, G., Tangvik, R. J., Torkildsen, E. A., Boateng, J., Wollen, A. L., … Trovik, J. (2015). Norwegian PUQE (pregnancy-unique quantification of emesis and nausea) identifies patients with hyperemesis gravidarum and poor nutritional intake: A prospective cohort validation study. PLoS ONE. https://doi.org/10.1371/journal.pone.0119962
Depkes RI. (2018). Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Kementerian Kesehatan RI.
Gilly, A. (2010). Buku Ajar Kesehatan Reproduksi Wanita. EGC.
H, W. (2009). Ilmu Kebidanan. Cetakan ke-2 (4th ed.). Jakarta: Yayasan Bina Pustaka Sarwono Prawirohardjo.
Handayani, S., & Aiman, U. (2018). Analisis Kejadian Hiperemesis Gravidarum (HEG) Berdasarkan Karakteristiknya. Babul Ilmi_Jurnal Ilmiah Multi Science Kesehatan.
Hertje Salome Umboh, Mamuaya, T., & S.N.Lumy, F. (2013). Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Kejadian Hiperemesis. Jurnal Ilmiah Bidan.
Kuşcu, N. K., & Koyuncu, F. (2002). Hyperemesis gravidarum: Current concepts and management. Postgraduate Medical Journal, 78(916), 76–79. https://doi.org/10.1136/pmj.78.916.76
Mansjoer, A., Suprohaita, W. W. I., & Setiowulan, W. (2008). Kapita Selekta Kedokteran, Jilid 2 Edisi III. Media Aesculapius FKUI. Jakarta.
Manuaba. (2012). Ilmu Kebidanan, Penyakit Kandungan, dan KB. Ilmu Kebidanan, Penyakit, Kandungan, dan KB. https://doi.org/10.1055/s-2008-1043995
Masruroh, & Retnosari, I. (2016). Hubungan Antara Umur Ibu Dan Gravida Dengan Kejadian Hiperemesis Gravidarum Di Rsud Ambarawa Kabupaten Semarang. MUSWIL IPEMI Jateng.
Maulana, M. (2008). Cara Cerdas Menghadapi Kehamilan dan Mengasuh Bayi. Yogyakarta: Katahati.
Mochtar, R. (2012). Sinopsis Obstetri: Obstetri Fisiologi, Obstetri Patologi Jilid 1 (3rd ed.).
Muchtar, A. S. (2018). Hubungan Umur Dan Paritas Ibu Hamil Dengan Kejadian Hiperemesis Gravidarum. Jurnal Ilmiah Kesehatan Diagnosis.
Notoatmodjo. (2018). Metodologi Penelitian Kesehatan. Jakarta: Rineka Cipta. Notoatmodjo, S. (2018). Metodologi Penelitian Kesehatan. Jakarta: Rineka Cipta.
Notoatmodjo, S. (2007). Promosi Kesehatan & Perilaku. Jakarta: Rineka Cipta.
Prawirohardjo, S. (2014). Ilmu kebidanan edisi keempat. PT Bina Pustaka Sarwono Prawirohardjo, Jakarta.
Puriati, R., & Misbah, N. (2014). Hubungan Paritas Dan Umur Ibu Dengan Kejadian Hiperemesis Gravidarum Di Rsud Adjidarmo Rangkasbitung Tahun 2011. Jurnal Obstretika Scientia.
Putri, L. P. M. V., Wiradnyana, A. A. G. P., & Darmayasa, I. M. (2019). Karakteristik ibu hamil dengan hiperemesis gravidarum di RSUP Sanglah Denpasar tahun 2017. Intisari Sains Medis. https://doi.org/10.15562/ism.v10i2.257
Putri, R. K., Soesanto, E., & Wahyuni, D. (2014). Hubungan Paritas Dan Status Nutrisi Dengan Hiperemesis Gravidarum Pada Ibu Hamil Trimester I Di Rb “Nh” Kuwaron Gubug Kabupaten Purwodadi. Jurnal Kebidanan.
Rahmawati, E. N. (2011). Ilmu Praktis Kebidanan. Surabaya: Victory Inti Cipta.
Rofi’ah, S., Widatiningsih, S., & Arfiana, A. (2019). Studi Fenomenologi Kejadian Hiperemesis Gravidarum pada Ibu Hamil Trimester I. Jurnal Riset Kesehatan. https://doi.org/10.31983/jrk.v8i1.3844
Runiari, N. (2010). Asuhan Keperawatan Pada Klien dengan Hiperemesis Gravidarum: Penerapan Konsep dan Teori Keperawatan. Jakarta: Salemba Medika.
Safari, F. R. N. (2017). Hubungan Karakteristik Dan Psikologis Ibu Hamil Dengan Hiperemesis Gravidarum di RSUD H. ABD. Manan Simatupang Kisaran. Wahana Inovasi.
Saleem, S., & Bobak, M. (2005). Women’s autonomy, education and contraception use in Pakistan: A national study. Reproductive Health. https://doi.org/ 10.1186/1742-4755-2-8
Salindri, Y. (2020). Karakteristik Ibu Hamil Yang Mengalami Hiperemesis Gravidarum Di Klinik Rawat Inap Dan Bersalin Prima Husada Batanghari Pada Tahun 2017-2019. Jurnal Kesehatan “Akbid Wira Buana.”
Sastri, N. (2017). Analisis Kejadian Hiperemesis Gravidarum Pada Ibu Hamil di Bidan Praktik Mandiri Ellna Palembang Tahun 2017. Kebidanan, 5(2), 455–466.
Sumai, E., Keintjem, F., & Manueke, I. (2014). Faktor-faktor Yang Berhubungan Dengan Kejadian Hiperemesis Gravidarum Di Rumah Sakit Umum Daerah Dr. Sam Ratulangi Tondano Kabupaten Minahasa Provinsi Sulawesi Utara. Jurnal Ilmiah Bidan.
Umboh, H., Mamuaya, T., & Lumy, F. (2014). Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Kejadian Hiperemesis Gravidarum Di Puskesmas Tompaso Kabupaten Minahasa. Jurnal Ilmiah Bidan.
Verberg, M. F. G., Gillott, D. J., Al-Fardan, N., & Grudzinskas, J. G. (2005). Hyperemesis gravidarum, a literature review. Human Reproduction Update. https://doi.org/10.1093/humupd/dmi021
Yuli Aspiani, R. (2018). BuKu Ajar Asuhan Keperawatan Maternitas. Jakarta : TIM.
Published
2020-08-20
How to Cite
ARISDIANI, Triana; HASTUTI, Yuni Dwi. Tingkat Hiperemesis Gravidarum pada Ibu Hamil Trimester I di Kabupaten Kendal. Jurnal Kebidanan Malakbi, [S.l.], v. 1, n. 2, p. 50 - 56, aug. 2020. ISSN 2720-8842. Available at: <http://jurnal.poltekkesmamuju.ac.id/index.php/b/article/view/300>. Date accessed: 29 nov. 2020. doi: https://doi.org/10.33490/b.v1i2.300.
Section
Articles