Faktor Maternal dan Pola Makan dengan Kejadian Kekurangan Energi Kronik pada Ibu Hamil di Wilayah Kerja UPTD Puskesmas Kangkung I

  • Hanifatul Hikmah Program Studi Ilmu Keperawatan, Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kendal
  • Yuni Puji W Program Studi Ilmu Keperawatan, Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kendal
  • Istioningsih Istioningsih Program Studi Ilmu Keperawatan, Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kendal

Abstract

Chronic energy deficiency is a condition in which a person's nutritional status is poor due to a lack of intake of energy sources that contain macro nutrients that last for long or years. The purpose of this study was to determine the relationship between Factor Characteristics, Maternal Factors and Eating Patterns and Chronic Energy Deficiency (CED) Events in Pregnant Women. This study used a correlational descriptive design, with cross sectional approach. The sampling technique is Non Probability Sampling with a sample of 150 pregnant women. Results shows there was a significant relationship between the age of pregnant women (p value of 0.002), parity (p value of 0.011), education (p value of 0,000), the history of complications (p value of 0.030), eating patterns (p value of 0,000), and the incidence of CED. There is no significant relationship between maternal family income and the incidence of CED, the p value is 0.063. Research result prove there are still 10,7% of pregnant women who spend Chronic Energy Deficiency and there are 10,7% of those who have poor diet, expect pregnant women to pay attention and meet their nutritional needs, to avoid Chronic Energy Deficiency (CED) and be active in finding information and asking lots of questions that understand more about health, especially related to Chronic Energy Deficiency problems.

References

Adam, Nurlaela. (2013). Skripsi. Hubungan Tingkat Pendidikan dan Pengetahuan dengan Kekurangan Energi Kronik (KEK) pada Ibu Hamil di Puskesmas Ampana Timur Kecamatan Ampana Kota.

Aisyah. Rusnoto. Nor A. (2013). Budaya Pantang Makan, Status Ekonomi, dan Pengetahuan Zat Gizi Ibu Hamil Trimester III dengan Status Gizi.Vol.4. No. 1: JIKK

Dinas Kesehatan, Jateng. (2013). Profil Kesehatan Provinsi Jawa Tengah Tahun 2013. Semarang: Dinkes Jateng

Gotri Marsedi, Laksmi Widajanti dan Ronny Aruben. (2016). Hubungan Sosial Ekonomi Dan Asupan Zat Gizi Dengan Kejadian KEK Pada Ibu Hamil Di Wilayah Puskesmas Sei Jang Kecamatan Bukit Bestari Kota Tanjung Pinang Tahun 2016. Volume 5. Nomer 3. ISSN: 2356-3346

Handayani. Husna. (2013). Faktor yang Mempengaruhi Kejadian Kekurangan Energi Kronik pada Ibu Hamil.

Irianto, Koes. (2014). Gizi Seimbang dalam Kesehatan Reproduksi. Bandung: Alfabeta

Kementrian Kesehatan RI. (2015). Rencana Strategi Kementrian kesehatan Tahun 2015-2019. Jakarta: Kemenkes

Manuaba, I. B.G. (2010). Memahami Kesehatan Reproduksi Wanita (ed.2). Jakarta: EGC

Oktaviana dan Patonah (2010).Hubungan Status Ekonomi dengan Kekurangan Energi Kronik pada Ibu Hamil di Puskesmas Ngambon Kabupaten Bojonegoro. Volume 1. Nomer 1. Asuhan Kesehatan.

Supriasa. (2012). Penilaian Status Gizi. Jakarta. ECG

Soediaoetama, Djaeni. (2000). Ilmu Gizi Untuk Mahasiswa Profesi. Dian Rakyat. Jakarta

Notoadjmojo. (2012). Metode Penelitian Kesehatan . Edisi Revisi. Jakarta: PT. Rineka Cipta.
Published
2020-01-31
How to Cite
HIKMAH, Hanifatul; PUJI W, Yuni; ISTIONINGSIH, Istioningsih. Faktor Maternal dan Pola Makan dengan Kejadian Kekurangan Energi Kronik pada Ibu Hamil di Wilayah Kerja UPTD Puskesmas Kangkung I. Jurnal Kebidanan Malakbi, [S.l.], v. 1, n. 1, p. 21 - 28, jan. 2020. ISSN 2720-8842. Available at: <http://jurnal.poltekkesmamuju.ac.id/index.php/b/article/view/206>. Date accessed: 11 aug. 2020.
Section
Articles